Minggu, 31 Maret 2019

Terbaru 2020 - Agenda Semarang April 2019

Teknologi Terbaru


Selamat datang bulan April di Kota Semarang. Apa yang akan kamu lakuin di bulan ini? Di Semarang ada grand final Denok Kenang 2019. Rencananya bulan ini juga ada Semarang Night Carnival 2019. Tapi ada perubahan rupanya untuk waktunya.

Sebagai info, perhelatan Semarang Night Carnival 2019 diubah menjadi 3 Juli 2019. Jadi bulan ini terpaksa menahan diri untuk melihat acara yang biasa digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Semarang yang tahun ini berusia 472 tahun.

Lalu, ada agenda apa saja bulan April di Kota Semarang? Intip saja berikut ini.

Agenda rutin

Di Semarang memiliki acara rutin yang digelar di hari-hari tertentu dengan sangat rutin. Acaranya datang dari komunitas hingga pemerintah kota sendiri. Berikut daftar acara rutin yang bisa jadi referensi untuk dikunjungi.

  • [Minggu] - Car Free Day, ikuti informasi tentang CFD di sini.
  • [Minggu] - Pasar Semarangan Tinjomoyo, lihat informasinya di sini.
  • [Sabtu] - Wayang Orang Ngesti Pandowo di TBRS Semarang. Jadwal klik di sini.
  • [Jumat-Minggu] - Waroeng Semawis di Gang Warung, Pecinan.
  • [Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.
  • [Sabtu] -  Malam Minggon [M2M] di PRPP, Puri Anjasmoro Semarang. 

Agenda Semarang

Kami mengumpulkan beberapa acara yang digelar di Semarang. Tidak semua acara dapat kami masukkan pastinya. Namun kami akan selalu melihat dan memasukkannya ke sini. Yang harus diperhatikan adalah jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
  1. [27 Maret - 7 April] - Hijab Fashion Festival 2019 di Paragon Mall.
  2. [28 Maret - 3 April] - Eksotika Batik, Art & Craft Nusantara di Java mall.
  3. [2-6 April] - Pameran Lukisan Anak Hebat di Gedung Monod Diephuis Kota Lama.
  4. [3 - 9 April] - Festival Sejuta Buku Jateng 2019 di Gedung Wanita Semarang.
  5. [3-14 April] - Pameran Property Expo Semarang ke-3 di Mal Ciputra.
  6. [5-7 April] - Pesta Wisata 2019 di DP Mall.
  7. [5-7 April] - IKA Pesta 2019 di PRPP.
  8. [5-8 April] - Semarang Gemerlap Expo dan Semarang Micro Finance 2019 di Java Mall.
  9. [7 April - 7 Mei] - Semarang Great Sale (Pending).
  10. [10-11 April] - Pameran Bursa Tenaga Kerja dan Job Fair tahap pertama 2019 di Gedung Rimba Graha.
  11. [10-14 April] - Festival Rumah Murah di Plasa Simpang Lima.
  12. [11-12 April] - Unika Job Fair 2019.
  13. [11-14 April] - Semarang Creative Millenials 2019 di DP Mall.
  14. [16 April - 1 Mei] - Semarang Motor Show 2019 di Java Mall.
  15. [18 April - 1 Mei]  Pameran handphone di Plasa Simpang Lima. 
  16. [21 April] - Grand Final Denok Kenang 2019 di hotel Grand Arkenso Parkview (tempat sepertinya pindah ke Taman Indonesia Kaya).
  17. [22 - 25 April] - Festival Dalang 2019 di Sobokarti.
  18. [26 April - 5 Mei] - Pasar Rakyat Dugder di Johar Semarang.
  19. [27-28 April] -  Semarang Hebat Drag Race & Bike 2019 di Sirkuit Terpadu Mijen Semarang. Info selengkapnya klik di sini
  20. [27 April] - Gebyuran Bustaman di kampung Bustaman 
  21. [28 April] - Semarang Photography Maraton di Wisma Perdamaian
  22. [April] - Semarang Gemerlap Expo
  23. [April] - Pameran Produk Fashion
  24. Lainnya (Akan ditambahkan)
...

Bulan Maret, ada 13 acara yang berhasil kami kumpulkan. Lebih sedikit ketimbang bulan sebelumnya, Februari, yang mencapai 18 acara Semarang. Apakah April akan lebih banyak?

Beberapa informasi acara di atas diambil dari Agenda Semarang tahun 2019.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Terbaru 2020 - GERBANG KULIAH: Inovasi Kesehatan Lingkungan Demi Mewujudkan Kecamatan Gunungpati Semarang Bebas Sampah Tahun 2020

Teknologi Terbaru


Masalah sampah selalu jadi dilema. Termasuk jumlah sampah yang ada di Kota Semarang. Bahkan menurut data, jumlah sampah dalam sehari bisa mencapai 1.400 ton. Sebuah solusi coba diberikan dengan tujuan dapat mengurangi jumlah sampah tersebut.

Jumat siang (29/3), kami mendengarkan persentasi mas Saiful Bahri, A.Md dari Puskesmas Gunungpati,  salah satu peserta yang ikut berpartisipasi dalam rangka pengenalan program inovasi dari tenaga kesehatan (nakes) teladan Kota Semarang.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di rumah makan sederhana yang berada di jalan Pandanaran Semarang. Ruang lingkupnya lebih tentang sanitasi, sebuah usaha kesehatan yang menitikberatkan kegiatan kepada usaha kesehatan lingkungan hidup manusia. Terutama fokus pada wilayah kerja UPTD Puskesmas Gunung Pati.

Jumlah sampah Semarang yang mengkhawatirkan

Sebelum bicara tentang inovasi yang disampaikan, kami tertarik dengan jumlah data sampah Kota Semarang yang begitu besar.


Dari data yang kami ambil dari slide persentasi, jumlah penduduk Kota Semarang yang mencapai 1,8 juta rupanya membawa sampah sekitar 1,4 ton dalam sehari. Membayangkan dalam sebulan itu mengerikan sekali tentunya.

Dengan data tersebut, tentu semua pihak harus berkolaborasi memecahkan masalah. Mas Saiful Bahri adalah salah satu orang yang mencoba mengatasinya dengan cara, setidaknya dapat mengurangi jumlahnya. Pasti sulit sekali menyelesaikan sampah.

Mengambil lokasi 11 kelurahan yang merupakan wilayah binaan UPTD Puskesmas Gunungpati, inovasi ini dilakukan. Konsentrasi masalah yang diangkat adalah sampah rumah tangga.

Sampah rumah tangga sendiri terdiri dari sampah organik yang mudah terurai seperti sisa sayuran, sampah dapur dan sampah non organik yang sulit terurai seperti plastik, botol, kaleng dan lainnya.

Cara pengelolaan sampah yang dianggap kurang baik, seperti contoh yang diambil dari data bahwa kebanyakan sampah dibakar ternyata memberi kontribusi dalam terjadinya perubahan iklim.

GERBANG KULIAH

GERBANG KULIAH ini bukan artinya pintu masuk sebuah perguruan tinggi, melainkan sebuah Inovasi yang memiliki singkatan 'Gerakan tidak Buang Air Besar Sembarangan dan Komunitas Peduli Sampah'.

Inovasi ini dihadirkan untuk mewujudkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumber daya di wilayah kerja UPTD Puskesma Gunungpati dengan harapan Kelurahan Bebas Sampah di Tahun 2020.

Dalam inovasi ini, konsentrasi permasalahan mengambil 4 pilar STMB (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) yang totalnya ada 5 pilar dengan fokus pada pengelolaan sampah rumah tangga.

5 pilar STMB seperti berikut ini :
  1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS)
  2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS)
  3. Pengamanan Air Minum Rumah Tangga
  4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
  5. Pengelolaan Air Limbah Rumah Tangga 
Lalu, apa saja yang dibawa dalam inovasi Gerbang Kuliah?  Ada 3 yang dimasukkan, berikut ini :
  1. Gerakan 1 Kelurahan 1 bank Sampah
  2. Wirausaha Sanitasi Tong Komposter
  3. Pendataan melalui aplikasi SIKEMPLING (Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat dan Penyehatan Lingkungan). Aplikasi ini adalah aplikasi Dinas Kesehatan Kota Semarang mengenai 5 pilar STMB.
Waktu yang digunakan dalam penggunaan inovasi ini dilakukan dari tahun 2017 dan akan berakhir pada tahun 2020. 


Gerakan 1 Kelurahan 1 bank Sampah diharapkan dapat mengurangi sampah yang ada di wilayahnya 1,1 ton perminggu. Dalam membentuk 1 Kelurahan 1 bank Sampah, dilakukan beberapa tahapan seperti
  1. Sosialisasi bank sampah
  2. Membentuk pengelola bank sampah
  3. Melatih pengelola
  4. Menyiapkan kelengkapan
  5. Mencari pembeli sampah (rosok/pengepul)
  6. Promosi berdirinya bank sampah
  7. Tabungan sampah
  8. Melakukan Monev (monitorong evaluasi)
Wirausaha sanitasi tong komposter

Ini paling menarik. Komposter yang merupakan sebuah metode pengolahan sampah organik menjadi kompos yang kemudian bisa digunakan sebagai pupuk dibuat sendiri oleh mas Bahri dengan mengemas tong yang sudah jadi lalu dimodifikasi.


Tong Komposter sudah dibuat sebanyak 39 buah dan didistribusikan ke konsumen sejak tahun 2018 sampah dengan Februari 2019. Bahkan sekarang, permintaan komposter buatannya banyak diminati masyarakat hingga di luar kota.

Metode pembuatan komposter ini berhasil menurunkan angka jumlah sampah dalam seminggu yang berada di daerah Puskesmas Gunung Pati yang memiliki segmen 11 kelurahan. sekitar 3, 85 ton perminggunya.

...

Dengan inovasi ini wilayah kerja UPTD Puskesmas Gunungpati Semarang mengalami pengurangan jumlah sampah (organik dan anorganik) sebanyak 4,95 ton dalam seminggu.

Bisa dibayangkan bila inovasi ini diterapkan diberbagai wilayah di Kota Semarang. Jumlah sampah Kota Semarang dapat berkurang drastis.

Kami percaya apa yang dilakukan dengan niat baik, akan membuahkan kebaikan lain, meski itu sulit. Kuliah (Komunitas Peduli Sampah) yang menjadi sebuah inovasi sebagai upaya untuk kesehatan lingkungan yang ada di UPTD Puskesmas Gunung Pati pasti akan berhasil mewujudkan impian tersebut.

Kecamatan yang bebas sampah di tahun 2020. Sehingga terwujudnya Kelurahan STMB lewat Kampung bersih sehat berbasi KULIAH.

Tertarik dengan inovasi kesehatan ini? Hubungi mas Saiful di Instagram @ipungkrwng

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Jumat, 29 Maret 2019

Terbaru 2020 - [#IGTV] Pembukaan Kedai Filosofi Kopi di Semarang

Teknologi Terbaru


Yang sudah dinanti, akhirnya tiba. Gedung yang selama ini dilewati dan sedang dalam tahap pengerjaan untuk kedai Filosofi Kopi resmi digunakan. Tak tanggung-tanggung, momen opening dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang.

Senin siang (11/3), beruntung sekali kami rasanya menjadi saksi tempat ini dibuka. Maklum, kali ini tidak ada jalur undangan seperti biasanya saat liputan. Untungnya, kami mendapat kabar dari rekan yang biasaya banyak mengurusi Kota Lama.

Melihat dari dekat Chicco Jerikho


Penggemar aktor yang bermain sebagai Ben di film Filosofi Kopi tentu seperti kejatuhan durian. Jika selama ini hanya melihat dari film-film yang diperankannya, kali ini dapat melihat dari dekat.

Dalam video yang kami upload di Instagram TV, kami terlihat banyak menyorot Chicco Jerikho. Sebagai artis, kami melihat daya tarik Chicco yang menjabat sebagai Chief Operasional PT Filosofi Kopi Mandiri.

Geliat Pariwisata Semarang

Masa depan Kota Lama semakin cerah sebagai salah satu destinasi wisata Kota Semarang dengan kehadiran kedai Filosofi Kopi Semarang ini.


Maka tak heran, mas Hendi (Wali Kota) dan Mbak Ita (Wakil) datang ke acara opening Filosofi Kopi. Jelas, harapannya seperti yang disampaikan Wali Kota untuk menjadikan Kota Lama semakin ramai.

Jakarta dan Jogja adalah outlet sebelumnya dan kini, Semarang menjadi yang ketiga. Kami akan melihat seperti apa konten yang ditawarkan Filosofi Kopi untuk Semarang. Melihat beberapa outlet, sepertinya banyak konten kreatif yang dihadirkan.

Ikuti kami selama 3 menit

Buka Instagram-mu sekarang dan lanjutkan menonton video IGTV kami di bawah ini. Berdurasi 3 menit, video kami menceritakan dari depan hingga ke dalam. Termasuk suasana toilet.


...

Instagram TV 'Pembukaan Filosofi Kopi di Semarang' ini adalah video kami yang ke-21. Hingga tulisan ini dibuat, video tersebut banyak mendapatkan viewers dan love. Terima kasih yang sudah memberi apresisasi dan menontonnya.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Kamis, 28 Maret 2019

Terbaru 2020 - #MakinKuatInternetan : Indosat Ooredoo Kampanyekan Internetan Makin Kuat Dengan 4G Plus Kuat

Teknologi Terbaru


Selain membawa kampanye #MakinKuatInternetan yang baru diluncurkan, Indosat Ooredoo terus meyakinkan pelanggannya dengan berbagai program menarik. Terutama untuk pelanggan mereka yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Seperti apa Indosat kali ini hadir?

Bertajuk kumpul media, Selasa siang (26/3), Indosat mengundang media dan bloger di gedung Indosat yang terletak di Pandanaran Semarang. Acara seperti ini dilakukan diberbagai kota, mungkin kotamu juga akan didatangi.

Sudah 80% menjangkau populasi masyarakat Indonesia

Dalam rilis yang kami terima, Indosat Ooredoo disebutkan sudah mengimplementasikan teknologi 4G di seluruh jaringannya di Indonesia. Jangkauannya telah mencapai 422 kota/kabupaten dan 80% populasi masyarakat Indonesia.


Karena acara roadshow kampanye ini dilakukan di Semarang, maka data-data yang dibagikan tentang informasi bagaimana perluasan jangkauan jaringan Indosat Ooredoo sudah semakin luas di Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

Saat ini tersebar 1.121 Kecamatan dan 59 Kabupaten mulai dari Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Boyolalu, Wonogiri, Sragen, Klaten, Rembang, Pati, Kudus, Demak, Temanggung, Batang, Kendal, Tegal, Pekalongan, Gunung Kidul, Sleman hingga Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Cimahi, Subang, dan Purwakarta.

Daftar di atas termasuk dalam perluasan jaringan baru yang terdiri dari jaringan 4G Plus baru dan sites untuk jaringan 3G yang dimodernisasi menjadi jaringan 4G Plus.

Kampanye #MakinKuatInternetan

Temu media seperti ini, tentu tidak sekedar memberikan data-data. Tapi juga menginformasikan sebuah kampanye terbaru. Melalui brand IM3 Ooredoo, Indosat kini mengklaim diri memiliki jaringan 4G Plus Kuat.

Hendri Mulya Syam, Chief Sales dan Distribution Office Indosat Ooredoo

Ini semacam istilah yang banyak dilakukan operator untuk penanda bahwa jaringan mereka lebih baik lagi untuk 4G. Jadi bila operator lain menyebut 4G+, Indosat 4G Plus Kuat dan tetap pada istilah 4G LTE.

Kami mengerti beberapa pelanggan mengalami pengalaman yang tidak mengasyikkan, seperti salah satu pengikut kami di Instagram saat kami bagikan info acara yang sedang berlangsung. Indosat masih kurang baik jaringannya.

Masih banyak faktor tentunya, seperti cerita dari Pak Andi Pranata, Head of Region Central & West Java yang menceritakan bertemu pelanggan bahwa jaringan di ponselnya tidak 4G.

Harus diketahui bahwa, jaringan 4G harus menggunakan kartu yang sudah diupgrde dari 3G ke 4G. Dan juga ponsel yang digunakan juga sudah menggunakan jaringan 4G. Kadang hal seperti ini, masih banyak terjadi. Terakhir, pengaturan datanya juga harus 4G.

Belum juga, bangunan di sekitar rumah atau pohon-pohon yang dapat mengganggu jaringan pengguna saat di rumah. Apakah ini termasuk  tower-tower listrik yang ada di sekitar rumah kami?

"Perluasan dan penambahan jaringan di Jawa Tengah dan Jawa Barat ini merupakan komitmen Indosat Ooredoo untuk menyatukan Indonesia menjadi bangsa digital. Kini dengan jaringan 4G Plus Kuat, pelanggan dapat merasakan langsung dampak positif saat melakukan aktivitas digital. 

Semua dapat dinikmati dengan akses yang lebih cepat dan lebih stabil dari sebelumnya dengan jaringan 4G Plus Kuat dari Indosat Ooredoo dan pakat Internet terbaik dari IM3 Ooredoo." Hendri Mulya Syam, Chief Sales dan Distribution Office Indosat Ooredoo.

Paket Unlimited IM3 Ooredoo

Informasi terakhir dari acara ini adalah tentang paket Unlimited Indosat terbaru. Buat pengguna Instagram, Indosat sudah meluncurkan paket UNLIMITED akses ke aplikasi Instagram.

Gunung Hari Widodo, Division Head Regional Commercial Operations Central & West Java Region

Pelanggan tidak perlu lagi khawatir kuota akan cepat habis jika ingin update stories atau melihat feed Instagram sepuasnya. Pelanggan tinggal registrasi atau perpanjang paket Unlimited + 7GB ke atas.

Buat pelanggan baru atau masih belum tahu, paket Unlimited Indosat sudah termasuk akses aplikasi media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan sebagainya. Lihat di bawah berikut ini.

Dalam persentasinya, Pak Gunung Hari Widodo, Division Head Regional Commercial Operations Central & West Java Region, mengenalkan  program khusus yang diberikan kepada pelanggan Indosat Ooredoo di 16 kota.



Dan informasi terakhir yang juga dirasa menarik menurut kami adalah kehadiran PULSA SAFE. Pelanggan tidak perlu khawatir menikmati Internet ketika kelebihan pemakaian kuota dan berdampak pada pemotongan pulsa.

Masa berlaku Pulsa Safe berlaku sampai masa paket habis. Tiap paket yang digunakan berbeda-beda jumlah pulsa safe-nya. Untuk paket yang penggunaannya sehari, pelanggan mendapat 3 ribu pulsa safe.

Sedangkan paket yang digunakan selama 3 hari, jumlah pulsa safe-nya 5 ribu. Dan untuk paket yang penggunaannya 7 hari hingga 1 bulan, jumlah pulsa safe-nya 10 ribu.

..

Sebelum mengakhiri dengan sesi foto bersama, kamu dapat berlangganana paket Unlimited Indosat Ooredoo dengan cara menekan *123# atau lebih gampang dengan aplikasi myIM3.

Foto bersama media dan Indosat Ooredoo

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Rabu, 27 Maret 2019

Terbaru 2020 - Kopdar Investarian 3 dan 4 : Mudahnya Pembelian Reksa Dana Lewat Situs Klikmami.com

Teknologi Terbaru


Ini adalah bagian akhir dari aktivitas yang dilakukan Manulife yang membuat kegiatan bertajuk Kopdar Investarian bersama bloger Semarang. Peserta banyak diberikan edukasi seputar investasi dan tentang produk dari mereka.

Sabtu siang (16/3), bertempat di Kirakira resto, acara ini dilangsungkan. Bila dicermati, beberapa materi yang disampaikan sudah pernah kami dapatkan. Dan tentu, tujuan akhir dari setiap acara yang diikuti bloger adalah informasi dapat disebarkan lewat blog masing-masing.

Sebelum dimulai, seperti biasa, para bloger diajak meramaikan timeline Twitter. Salah satu cara pemasaran di era media sosial untuk acara adalah dengan menaikkan tagar menjadi trending.


Materi 

Selama persentasi, pak Legowo, Direktur MAMI, menjadi pembicara utama. Hampir keseluruhan waktu beliau tampil. Buat yang mengikuti dari awal kegiatan, wajah beliau tentu sangat familiar.

Dimulai dengan sebuah pertanyaan mengapa harus investasi? Tentu artikel ini sudah banyak ditemukan di mesin pencari, andai saja kamu masih belum jelas. Investasi bisa menambah nilai uang ketimbang menabung yang dapat berkurang, semisal menabung di bank. Itu karena potongan biaya administrasi dan lain sebagainya.

Pasar modal, reksa dana dan beberapa materi seperti awal kami sebutkan sudah pernah dikenalkan kepada kami. Ini semacam pengulangan kembali.

Ada yang menarik dari slide persentasi yang salah satu slidenya berisi tulisan 'Makanmu udah halal kalau urusan duitmu gimana? Menggelitik namun itu sebuah kampanye menarik menurut kami.

Kita diajak membahas reksa dana syariah. Sekarang, apapun rasanya sudah sering mendengar kata syariah. Termasuk dalam produk MAMI.

Syariah di Mami sudah dalam pengelolaan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan. Kemudian diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah dan Dewan Komisaris dan Direksi MAMI.

Peserta juga diajak mengikuti kompetisi live tweet dan dibagian akhir mendapatkan beberapa doorprize.  Berikut selengkapnya.



Pembelian Reksa Dana lewat situs Klik Mami

Yang menarik buat kami adalah pembelian reksa dana yang dapat dilakukan lewat Indomaret. Tentu, selain itu bisa gunakan kanal lain seperti BCA, transfer dana dan virtual account.

Mas Surya

Dalam sesi workshop, kita dibawa menuju situs klikmami.com. Semua produk reksa dana ada di dalam situs tersebut. Bila belum memiliki akun, silahkan daftar dahulu. Mudah dan tinggal nunggu 1x24 jam.

Untuk diketahui, jumlah unit penyertaan reksa dana semisal kita investasi 100 ribu, maka kita punya unit sebanyak 100 lembar.

Untuk pembelian reksa dana, tinggal klik transaksi kemudian muncul form pembelian dan pilih produknya. Untuk transaksi pagi hari, kita bakal dapat sore hari. Dan sebaliknya, bila bertransaksi sore, maka dapatnya esok pagi hari.

Untuk pembelian lewat Indomaret, bakal kena tambahan biaya administrasi sekitar 3 ribu rupiah. Pembelian reksa dana maksimal hingga 5 juta dan itu harus antar bank. Bila lewat transfer bisa 1x24 jam, lewat Indomaret harus menunggu hingga 3x24 jam.


..

Berakhir sudah semua rangkaian tentang investasi yang diberikan oleh Manulife. Semoga ada acara berikutnya yang masih merangkul bloger untuk edukasi dan berbagi informasi.

Kamu bisa hubungi MAMI lewat media sosial seperti Facebook (@reksa.dana.manulife), Instagram (@reksa.dana.manulife), Twitter @ManulifeRD dan Youtube (Reksa Dana Manulife).

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Selasa, 26 Maret 2019

Terbaru 2020 - Kirakira Resto & Cafe, Tempat Nongkrong Dengan Playground

Teknologi Terbaru


Kami takjub saat pertama kali ke sini dalam rangka sebuah acara. Terutama desain dan pemanfaatan ruangan yang kami pikir, ini lobi hotel? Ini bukan postingan review atau konten berbayar, kami hanya ingin membawanya ke blog dotsemarang karena kami suka saja.

Kami sudah mengubek-ubek mesin pencari dan media sosial, kapan resminya Kirakira Resto ini resmi dibuka. Saat membuka situs resminya yang beralamat www.kirakira.id, kami selalu diarahkan ke official Instagram mereka yang bernama @kirakiraresto. Semacam direct link.

Opening


Awal post di Instagram, Kirakira Resto mempostnya pada bulan Juli 2018 sebagai penanda bahwa mereka akan segera hadir atau bahasanya 'coming soon'. Dan penanda bahwa mereka resmi buka pada tanggal 12-12-18.

Semarang punya tempat baru lagi yang berada di jalan Taman Ade Irma Suryani nomor 10, dekat dengan hotel Whiz Semarang. Tinggal masuk ke gang sebelah hotel dan menemukan Kirakira yang persis di depan taman dengan bangunan berbentuk rumah.

Arena bermain


Seperti pada umumnya sebuah restoran atau tempat nongkrong, suasana sangat penting diperhatikan saat ini. Kirakira adalah salah satu tempat yang instagramable yang ada di Semarang menurut kami.

Ada banyak ruangan yang disediakan di sini. Mulai ruang untuk ngopi bareng, makan bersama keluarga, ruang pertemuan dan satu yang menarik perhatian kami, ruang bermain anak.

Entah konsep apa yang diusung dari tempat ini karena kami tidak berbicara dengan pemilik atau mencari tahu lebih detail. Yang pasti, untuk membawa keluarga dengan anak-anak, tempat ini salah satu yang bisa dicoba.







Daftar menu

Untuk daftar menu makanan, kami tidak dapat membawanya karena kami datang hanya saat mengikuti acara saja. Namun bila membaca komentar di Google, daftar menunya tersedia makanan seperti Chinese food, Western food dan juga makanan fusion lainnya.

Kirakira buka dari jam 10 pagi hingga 10 malam untuk hari biasa. Sedangkan akhir pekan, Sabtu dan Minggu, buka dari jam 9 pagi hingga 10 malam.

Tempat ini bisa digunakan untuk acara. Dan ini acara yang kami ikuti. Detailnya klik di sini.
..

Bila membaca komentar via Google Map, arena bermain tiap anak dikenakan biaya. Detailnya silahkan buka sendiri. Kami tidak masuk soalnya.

Kirakira Resto mengusung konsep Dine, Shop & Play, menairk untuk dicoba bila kamu sedang mencari tempat nongkrong di Semarang.


Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Senin, 25 Maret 2019

Terbaru 2020 - Semarang Smart Health ?

Teknologi Terbaru


Dengan tempat yang berbeda, namun orang-orang yang sama, kumpul komunitas edisi kedua yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kota Semarang kembali hadir. Bila yang pertama masih dihabiskan dengan sesi perkenalan, kali ini lebih banyak bicara tema.

Bertempat di Basilia Cafe & Dine, acara Rabu sore (20/3) itu dilaksanakan. Pembahasan kali ini lebih serius dengan tema Semarang Smart Health. Sebagai kota yang mendapatkan penghargaan Kota Sehat, dan program Semarang Smart City, Smart Health jadi sebuah harapan untuk terus menjadikan Semarang Semakin Hebat (tagline).

Smart healt

Disebutkan dalam artikel activeadvice.eu, saat ini kehidupan sehari-hari kita dipengaruhi berbagai teknologi baru. Sistem perawatan kesehatan saat ini juga telah mengakui keuntungan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Perawatan kesehatan yang cerdas atau smart healthcare didefinisikan oleh teknologi yang mengarah pada alat diagnostik yang lebih baik, perawatan yang lebih baik untuk pasien, dan perangkat yang meningkatkan kualitas hidup bagi siapa pun dan semua orang.

Konsep kunci dari smart health termasuk layanan eHealth dan mHealth, manajemen catatan elektronik, layanan rumah pintar dan perangkat medis yang cerdas dan terhubung. Istilah mHealth adalah kependekan dari kesehatan seluler.

Semarang Smart health

Dalam hubungannya dengan Kota Cerdas atau Smart City, untuk mewujudkannya juga harus memikirkan masyarakatnya. Smart health yang coba dimasukkan dalam diskusi kami merupakan bagian dari Smart City yang sedang dikembangkan Kota Semarang.

Bila kita buka situs smartcity.semarangkota.go.id, kesehatan masuk dalam kategori Smart Society. Di sana, kita akan menemukan beragam informasi seperti kamar tersedia, data rumah sakit, data puskesmas, Ambulan Hebat dan sebagainya.

Semarang smart health yang sedang kami bicarakan sudah terlihat beberapa kerangkanya. Bahkan DinKes Kota Semarang memiliki banyak alat yang sudah terhubung teknologi, seperti aplikasi dan sebagainya.

Seperti apa Semarang smart health ini, kami pun belum mengetahui seperti apa kedepannya. Yang pasti diskusi ini sedang mencari apa yang bisa dikemas dan dihasilkan untuk menuju smart health tersebut.

Sebuah slide menarik dari akun slideshare milik Okty Nindyati yang membahas smart health cukup menarik untuk diketahui berikut ini. Semoga kamu yang nyasar di sini, sedikit membantu gambaran tentang tema ini.



...

Diskusi akan berlanjut diwaktu berikutnya. Mungkin pertemuan ketiga besok, kami bisa melihat lebih jelas tentang Smart Health yang coba dibawa Dinas Kesehatan Kota Semarang dalam diskusi bersama komunitas.


Sebagai bloger, kami lebih melihat informasi apa yang dapat kami bantu sebarkan untuk mendapatkan feedback. Ditunggu artikel berikutnya.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Terbaru 2020 - Taman Halmahera yang Semakin Edukatif dan Informatif

Teknologi Terbaru


Taman Halmahera Semarang tampil dengan semakin informatif dan edukatif.  Baru-baru ini kami mengunjunginya setelah yang pertama kami bawa ke blog dotsemarang akhir tahun 2017. Setahun lebih rupanya, kira-kira seperti apa perbedaannya?

Jumat pagi (22/3/2019), dengan suasana setelah hujan, kami mengunjungi taman yang penuh warna-warni ini. Sekarang sudah banyak tersedia informasi yang ditaruh di taman.

Seperti papan pengumuman, nama pohon dengan papan kecil berwarna biru, hingga tata tertib pengunjung taman yang dibuat Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Semarang.

Taman ini juga ditandai sebagai kawasan bebas asap rokok dan ruang bermain ramah anak. Dan sebuah papan himbauan untuk Standar Operasional Prosedur (SAP) tanggap darurat. Berikut foto-foto selengkapnya.











Bagaimana pendapatmu?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Minggu, 24 Maret 2019

Terbaru 2020 - [Event] Gaya Hidup Tradisional di Era Milenial

Teknologi Terbaru


Hal pertama yang kami bayangkan tentang acara ini adalah melihat langsung sosok Kepala Dinas Pariwisata Semarang yang baru, Ibu Indriyasari (foto tengah). Dari sisi penampilan, beliau lebih menarik. Kemudian, tentu saja tema yang diangkat.

Sebagai salah satu bagian dari pemasaran, bloger dapat dimanfaatkan pengaruhnya untuk mengkampanyekan sebuah promosi. Dua tahun terakhir kami sudah jarang berkunjung ke kantor Dinas Pariwisata Kota, maka harapan untuk dapat bertemu dengan kepala Dinas baru ini sangat besar.

Kami harap program pariwisata mereka semakin lebih baik dan sasarannya lebih dapat di era orang-orang yang membicarakan generasi milenial. Termasuk melibatkan influencer dalam masa baktinya beliau yang dari sisi penampilan lebih muda dan memahami era sekarang.

Acara Peer to peer on stage 

Ini pertama kalinya kami mengikuti acara yang diadakan Radio Idola Semarang. Mengusung tema 'Lifestyle Tradisional di Era Millenial, OK kah?', acara ini digelar di Puri Lobby Ground Floor, Hotel Ciputra Semarang, Kamis sore (28/2/2019).


Selain menghadirkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Ibu Indriyasari, Ada pak Charles yang akhirnya untuk pertama kali mau berbagi di depan orang banyak selama karirnya.

Beliau merupakan Peracik/Pakar Jamu Perusahaan Jaya Kemilau dan juga generasi ketiga dari pendiri pabrik jamu Nyonya Meneer. Terakhir, ada ada pak Andy Bangkit Setiawan, Peneliti Sosiologi dan Intellectual History.

Yang menarik dari acara ini selain acara itu sendiri adalah kehadiran Batik Margaria yang mempromosikan produk pakaian mereka dengan sebuah fashion show dihadapan para peserta. Sebuah ide bagus untuk kami yang pertama kali ikutan.


Lifestyle Tradisional di Era Millenial, OK kah ?

Gaya hidup tradisional kali ini banyak disinggungkan dengan jamu yang memang salah satu pembicaranya ada di sana. Manusia di era sekarang ini makin kesini makin ingin lebih sendiri. Namun harus tetap terhubung teknologi.

Slogan back to nature juga menjadi sisipan pembicaraan yang sering kami dengar tentunya. Yang menarik saat ini, permintaan global untuk jamu semakin banyak. Termasuk tren konsumsi obat herbal.

Ketika menyinggung jamu, pak Charles memberikan update tentang tren Pegagan yang kurang lebih sama seperti ginkgo biloba yang dapat meningkatkan kecerdasan anak dan orang tuanya. Produk ini banyak yang diminta masyarakat dunia.

Jamu adalah bagian budaya Indonesia, kita harus dorong untuk mengembangkannya. Permintaan dunia masih tinggi. Saat ini yang perlu diperhatikan agar diterima masyarakat dunia adalah bagaimana mengemas produk maupun cara menjualnya.

Apalagi era teknologi, semua lebih mudah dalam hal pemasarannya. Pengalaman pak Charles saat memasarkan produknya, malah banyak masyarakat dari negara Australia yang memesan. Kenapa tidak masyarakat Indonesia sendiri. Ya, inilah teknologi yang banyak membantu.

Pak Charles juga membuat inovasi dengan jamu, yaitu Temulawak Latte. Bagi milenial, istilah latte tentu menarik. Inovasi beliau ini dikembangkan di Bali. Di sana, permintaan yang berhubungan dengan herbal sangat tinggi.

Konten lokal

Bila Pak Charles banyak bicara soal jamu, sesi Bu Indri berbicara tentang konten lokal, yakni bahan lokal yang berhubungan dengan tradisional dan alam.


Pemerintah Semarang memiliki kebijakan untuk membangun kampung tematik. Setiap tahun, tiap kecamatan membuat kampung tematik. Sudah dilakukan sejak tahun 2016.

Kampung tematik Semarang sendiri memiliki banyak konsep, tergantung dari keunggulan kampung itu sendiri. Ada kampung Anggrek hingga kampung jamu. Bahkan di Semarang juga ada kafe yang semua bahannya berasal dari jamu. Termasuk desa wisata yang menyuguhkan sisi tradisional, seperti kulinernya.

Selain itu temulawak bukan hanya untuk makanan maupun minuman, namun juga bisa digunakan buat perawatan (digunakan untuk spa) di Semarang.

Konsep jamu di era milenial memang sedikit bergeser, bahannya memang masih sama, tapi kemasan dan pemasaran hingga penyajiannya pun mengikuti era sekarang. Seperti es krim jamu.

Cara menangai pasien dokter-dokter Eropa yang menarik

Beralih sesi pak Andy Bangkit yang menceritakan bagaimana dokter di Eropa menangani pasiennya untuk menganjurkan pasiennya datang ke alam-alam terbuka hingga museum. Tujuannya untuk menghilangkan stress.

Konsep untuk kesehatan itu sendiri sudah berubah sebenarnya. Dan sangat drastis sekali. Coba kita lihat negara tetangga, Malaysia,  yang di rumah sakitnya menyediakan pengobatan tradisional, seperti akupuntur hingga pengobatan herbal.

Pak Andy juga menyinggung soal bonus demografi tahun 2030 dan ini salah satu faktor konsumtif yang berpengaruh pada penggunaan tradisional. Produsen harus merespon keinginan generasi muda tahun tersebut. Karakternya sudah berbeda.

Apakah ini tren atau?

Pemikiran back to nature sebenarnya muncul pada tahun 70'an dan ini menjadi landasan ideologisnya Greenpeace dan sebagainya. Saat melihat orang-orang berangkat ke kantor menaiki sepeda, apakah itu back to nature atau tren saja? Atau sambil pamer harga sepeda yang mahal.

Hidup di era sekarang ini yang masih membawa tradisional, pak Andy mencontohkannya pada masyarakat Jepang. Secara fisik mereka berubah tapi tidak dengan pemikirannya. Ambil contoh saat membeli mobil baru.

Bila sebagian masyarakat kita ada yang langsung mencoba dulu atau test drive, bahkan langsung jalan-jalan bersama keluarga, sebagian masyarakat Jepang malah dibawa dulu ke kuil untuk didoain. Ini artinya, meski dari sisi fisik modern, dalam dirinya atau pola pikir, masih tradisional.

Keprihatinan

Pak Charles memberi perhatian pada orang asing yang tinggal di Indonesia. Mereka bisa membuat produk jamu dan dapat mengklaim yang paling bagus. Bahkan peramu jamu yang hebat di Bali yang beliau temui adalah orang Prancis.

Bila orang-orang seperti mereka dapat melihat pasar negara mereka, menyesuaikan, bisa jadi merekalah yang membuat jamu. Bukan orang Indonesia yang memiliki budayanya.

Maka dari itu, kita harus terus berinovasi dan melestarikan. Petani kita juga butuh standar agar diakui dunia. Kalau pasar yang ngatur, itu memang yang diinginkan. Sebaliknya, ini bisa bahaya buat kita.

..

Era memang sudah berubah. Sekarang jamannya milenial, namun warisan budaya leluhur masih dipakai. Teknologi kecantikan dan kesehatan masih memanfaatkan hal itu.

Masyarakat di era sekarang yang modern tetap peduli dengan yang tradisional tentunya. Boleh saja fisik modern, tapi pemikiran tradisional. Dan sebaliknya.

Untuk itulah, sangat penting menggabungkan keduanya atau kolaborasi mengikuti perkembangan era sekarang ini. Gaya boleh milenial, era boleh milenial tapi kita jangan tinggalkan tradisional.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap